Cinta..is Love [mirip juduL pelem ]

Alangkah indahnya jika kita sebagai anak dicintai oleh orangtua kita. sungguh indah jika kita sebagai suami yang dicintai oleh istri kita, serta sebaliknya jika kita istri sungguh indahnya jika dicintai oleh suami kita.

itulah peng-andaian dan bahkan tidak mungkin hal tersebut menjadi kenyataan. serta itu merupakan hal yang realistis. Lantas usaha apa yang bisa kita lakukan untuk meraih langkah ke”sana”?!

Menyikapi fenomena seperti itu, saya jadi teringat saat jawaban dari Reza M Syarif salah satu motivator favofite saya (karena pernah ketemu langsung dan ngobrol hehehe..pdhl dia motivator international Level lho..) . Jawaban ini saya dengar sewaktu abiz sahur sambil menunggu waktu shubuh..sambil ngantuk-ngantuk dikit nyimaknya. Jadi Dia (reza syarif) bilang gini. bahwa apapun peran kita (suami atau sebagai istri, anak, orang tua) akan dapat kita rasakan cinta jika kita diCintai oleh Tuhan kita yaitu Allah Swt.Alangkah indah jika kita manusia(apapun peran kita) telah dicintai oleh Tuhan kita. ini adalah puncak rasa cinta yang sesungguhnya. rasa itu akan kita peroleh jika kita telah bermahabbah denganNya.

Bagaimana agar dapat bermahabah dengan Allah Swt?

Dalam sebuah firmanNya dikatakan cara agar kita dicintai oleh Allah yaitu:

InnaLLaha yuhibbu lMutawakkilin

(sesungguhnya Allah meCintai orang yang berTawakkal)

Bagaimana cara menjadi orang yang bertawakkal??

Attawakkal huwa Attamkinu ya taa’laallhu La ilaha illaLLah.Tawakkal adalah dia Yakin (att Tamkinu), kemudian dia taat kpa allah(ya taa’llaahu) bahwa tiada tuhan selain Allah. wuiizz..jadi nafisrin bhs.arab gini. ya sedrhananya seperti itu?! hehehee..karena kita juga sama-sama buat proses belajar.

Lantas, pertanyaan selanjutnya..Proses untuk mencapai Tawakkal gimana?

Langkah skematisnya agar mampu mencapai Tawakkal adalah:

1. Ma’rifatullah

yaitu proses pemahaman hakikat seorang manusia dengan zat pencipta. proses pengenalan bahwa kita sebagai manusia yang telah diciptakan oleh Tuhan. maka udah kewajiban kita untuk menyembahnya.

2. ta’atuf

yaitu dilakukan dengan sentuhan Emosi. keterkaitan kita dengan tuhan hendaknya dilakukan dengan insting rasa. rasa membutuhkan keberadaan Tuhan, rasa sebagai makhluk yang lemak tanpaNya. itu harus kita sadari betul.

wuiihh..jadi kearah serius niy, Tapi Gpp..sesekali. agar insyaf hehhee..namanya juga proses.

3. Syaukun

merupakan rasa Kerinduan yang terdalam. inilah rasa cinta yang sebenarnya. rindu untuk selalu dekat dengan tuhan. sehingga selalu mengingatNya.

4. Asykun —–> Asik

rasa yang selalu dekat kepada Tuhan. inilah seperti halnya rasa jika dekat dengan pujaan hati. ingin selalu bersama. waktu seolah-olah tidak terasa. karena rasa asyik yang ada. sehingga tidak ad beban, tuntutan, gundah, kegelisahan.

5. Mahabbah

maka setelah semua kita lakukan, puncaknya akan kita rasakan— Cinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s