Drive Test Terminology

drive-tes11Drive test menurut teminologinya adalah pengukuran signal yang dilakuakan untuk menguji performansi suatu cell site atau BTS Tertentu. Peruntukan drive test ini digunakan untuk optimasi jaringan dengan terlebih dahulu mempertimbangkan banyak factor lainnya sebagai bahan pertimbangan.
Drive test secara umumnya merupakan tes indicator yang mendeteksi suatu terminal dicover oleh cell site mana, kemudian deteksi receive signal level, serta beberapa varian data lainnya yang digabungkan dengan perangkat GPS sebagi pendeteksi keberadaan terminal uji tersebut. Yang kemudian dari perangkat GPS tersebut bisa dipetakan dengan menggunakan Map info atau software Bantu pemetaan yang lainnya.
Drive test sendiri bisa dilakukan melalui 2 langkah: Tes pengujian outdoor (untu cell site 2G maupun 3G), dan Drive test indoor (IBC rollout). Keduanya memiliki outputan yang sama dengan parameter yang tidak jauh berbeda. Hanya mapping pemetaan saja yang dikalibrasi berdasar lokasi dilakukan pengujian drive test.
drivetest2Pada umumnya software yang digunakan saat drivetest yang berlaku umum diindonesia antara lain: Nemo dari pabrikan Nokia, dan software TEMS dari vendor Ericsson. Adapun parameter2 yang biasa diolah sebagai inputan antara lain:
1. RxLev = Nilai RSL yang diteriuma oleh suatu terminal, atau Tingkat kuat level sinyal penerima di MS (rentang dalam minus dB),makin besar minus dB makin lemah.
2. RxQual = jadi nilai kualitas sinyal dinotasikan dalamg range kualitas sinyal penerima di MS (rentangnya skala 0-7),makin besar makin jelek
3. BCCH : Broadcast Control Channel = setting frekuensi yg digunakan dlm GSM untuk downlink BTS ke MS (berkisar 890MHz-915MHz utk yg GSM 900, dan frek 2100 untuk cell 3G atau UMTS)
4. ARFCN : Absolute Radio Frequency Channel = sebutan kanal yg digunakan untuk mewakili brapa nilai dari frekuensi. For ie: disebut ARFCN BCCHnya 16 , artinya angka 16 itu dikonversi menjadi nilai MHz td.
5. SQI (Speech Quality Indicator) = Indikator kualitas suara dalam keadaan dedicated atau menelpon dengan rentang -20 s.d 30 , makin besar makin baik
6. CGI terdiri atas :
a.MCC / Mobile Country Code, klo Indonesia pakenya 510
b.MNC /Mobile Network Code, nilainya tergantung operator
c.LAC : Local Area Code, setiap area atw daerah punya kode yg ditentukan operator
d.CI : Cell Id, parameter ini yg hrs diperhatikan agar tidak salah site ketika ingin melakukan drive test karena setiap cell punya kode ID masing”.
7. BSIC : Base Station Identity Code, Membedakan antar BTS terutama BTS-BTS yg mempunyai BCCH ARFCN yg sama (dalam reuse freq)
8. TA(Timing Advance) = jarak antar MS dengan BTS (rentang dari 0-8), makin besar nilainya makin jauh
9. Speech Codec = adalah indikator speech codec yang dialami oleh MS. Terdiri dari EFR (Enhanced Full Rate), HR (Half Rate), FR (Full Rate) maupun Adaptive Multi Rate (AMR-FR & AMR-HR).
Dan banyak lagi variance dari parameter yang disebut pada parameter diatas. Hal ini bergantung pada pemakaian dan tujuan dari dilakukannya drive test tersebut..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s