đź“šMarketing Akhirat

Saya beberapa kali bertemu dan belajar dengan para pengusaha-pengusaha yang berhasil memanage perusahaanya & selalu kebanjiran order.Ketika saya belajar dengan mereka, saya sangat terkejut sekali ketika sudah membahas soal Marketing akhirat…

Ternyata para pengusaha tersebut, mereka bisa mendapatkan omset melebihi ekspektasinya karena mereka mempraktekan ilmu marketing akhirat terlebih dahulu sebelum mempraktekan ilmu marketing bumi

Apakah Anda tau Marketing Akhirat itu?
Marketing Akhirat itu adalah usaha-usaha yang kita lakukan selain dengan ilmu-ilmu dunia (Ilmu Marketing, Ilmu Negosiasi, Teknik Closing, dll.. )

Lalu Contoh dari Marketing akhirat itu apa saja?

1. Ketaatan para istri kepada suaminya

2. Melaksanakan Ibadah Solat wajib tepat waktu

3. Melaksanakan ibadah solat sunnah (Dhuha & Tahajud)

4. Sedekah Setiap Hari

5. Berbakti kepada orang tua

dan

6. Bersilaturahim

Nahh, kebanyakan dari anda mungkin ada yang lebih memikirkan urusan marketing dunia daripada marketing akhirat saat ini.

Sekarang coba anda renungkan “Sebenernya anda berbisnis saat ini hanya untuk mengejar urusan dunia saja atau anda berbisnis untuk mengejar urusan akhirat?”

Jika anda dalam berbisnis hanya mengejar urusan dunia pantaslah anda mengalami hal-hal seperti ini :

1. Target tidak terpenuhi anda marah-marah

2. Ketika anda berbisnis yang penting untung banyak, masalah produk bermanfaat atau tidak saya tidak mau tau

3. Marah-marah di sosial media ketika di phpin customer

4. Terobsesi pengen cepat kaya dalam waktu singkat sehingga dalam berbisnis anda tidak ingin tau ini bisnis halal atau haram

Jika anda dalam berbisnis seperti itu naudzubilah, Sesungguhnya urusan dunia itu hanyalah tipuan belaka, dan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah yang akan kekal.

Percayalah jika anda berbisnis hanya terobsesi dalam urusan uang/dunia saja saja maka :

1. sebanyak apapun anda mempunyai harta maka tidak akan pernah merasa cukup.

2. Walaupun Anda mempunyai harta ratusan juta maka hatimu akan mengalami kegelisahan yang terus menerus seolah-olah hidup ini tidak ada artinya

3. Anda akan semakin jauh dari pertolongan Allah Ta’ala

4. Anda akan semakin jauh dari apa yang yang diperintah Allah Ta’ala dan Rasulnya.

Apalagi jika anda dalam berbisnis sudah mengabaikan urusan halal dan haram.

Janganlah kamu berpikir bahwa “Cari uang yang haram aja susah apalagi yang halal”

Sungguh cara berpikir orang demikian adalah cara berpikir orang-orang bodoh.

Rejeki Allah Itu Luas dan Rejeki yang halal pun masih banyak di dunia ini tapi kenapa anda masih mencari nafkah/harta dari jalur yang haram.

Apakah berarti, Anda tidak kasihan dengan anak dan pasangan anda, mereka di kasih makan dari jalur yang haram.

Jika anak di beri makan dari jalur yang haram, maka mau jadi apa nantinya?

Jika kita dalam mencari rejeki dari jalur yang haram maka anda akan mengalami hal-hal seperti ini :

1. Keluarga berantakan

2. Anak tidak patuh dan tidak mau nurut dengan orang tuanya

3. Suasana rumah terasa seperti neraka dan merasa sudah tidak ada lagi ketenangan di rumah

4. Kita mencari kesenangan kesenangan dunia agar hati kita tenang tetapi justru yang di dapat malah hati semakin gelisah.

Jika kita berbisnis sudah mengalami hal hal seperti ini maka “Segeralah introspeksi” dan luruskan niat kita dalam berbisnis.

Bukankah kita sudah sering mendengar “BISNIS ITU BUKAN MASALAH UNTUNG RUGI TETAPI MASALAH SURGA DAN NERAKA”

Memanglah demikian, Berbisnis itu bisa mengakibatkan seseorang masuk surga dan bisa mengakibatkan seseorang masuk neraka.

#wallahu a’lam bishowab..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s