Takziyautn Nafs

Masjid Al-Aqsha, Bintaro

Sabtu ke-2/10 Maret 2018

Kajian tazkiyah Nafs. Dari Kitab MADARIJUS SALIKIN, Ibnul Qoyim al Jauzi.

Oleh: ust. Muhsinin Fauzi, Lc.

TADZKIYATUN NAFS

* 3 kelemahan dalam diri manusia (al-insan):

– Jahil (kebodohan)

– Ittibau Syahwat

– Ghisyaul kufur

* Ittibau syahwat

Berdasar tingkatannya, tujuan dalam mengendalikan ittibau syahwat, yaitu:

1. Ketenangan

2. Kesenangan

3. Kebahagiaan

4. Kedamaian

Pengertian,

* Nafs secara kaidah berarti diri.

* Komponen Nafs terdiri dari:

1. Jasad

2. Hati

3. Jiwa

* Hawwa berarti keinginan, motivasi

* sedangkan jika dirangkai dan menjadi diksi Hawa-Nafsu, memiliki pengertian keinginan manusia terhadap apa saja. Atau segala hal yang ingin diperturutkan.

* Ittabau Syahwat, seharusnya diatur dan dikendalikan.

* Adapun hal-hal yang menjadikan nafsu (syahwat) tidak dapat dikendalikan dikarenakan:

1. Tidak tahu ilmunya

2. Tidak sungguh dalam menerapkan, atau tidak ada komitmen dlm penerapan

3. Syahwatnya tidak pernah ditundukkan

Wallahua’lam bishowab.

“`

Advertisements

Almaidah 116-118

Masjid Al-Aqsha, Bintaro

Sabtu ke-1/6 januari 2018

Kajian Tafsir Almaidah 116-118

Oleh Ust.Dr. Daud Rasyid,Lc.MA

وَإِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى ابْنَ مَرْيَمَ أَأَنْتَ قُلْتَ لِلنَّاسِ اتَّخِذُونِي وَأُمِّيَ إِلَٰهَيْنِ مِنْ دُونِ اللَّهِ ۖ قَالَ سُبْحَانَكَ مَا يَكُونُ لِي أَنْ أَقُولَ مَا لَيْسَ لِي بِحَقٍّ ۚ إِنْ كُنْتُ قُلْتُهُ فَقَدْ عَلِمْتَهُ ۚ تَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِي وَلَا أَعْلَمُ مَا فِي نَفْسِكَ ۚ إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ

Artinya:

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: “Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: “Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?”. Isa menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib”. (QS. AL-Maidah: 116)

• isa membantah tuduhan nasrani, yang disampaikan dalam ayat lain QS. 5:117

Continue reading “Almaidah 116-118”

Al-Baqorah :55-56

Masjid Al-Aqsha, Bintaro

Sabtu ke-5, 30 Desember 2017

Kajian Tafsir Al-Baqorah

Ust. Habibullah Komarudin Lc

QS AL-BAQORAH 55-56

وَإِذْ قُلْتُمْ يَا مُوسَىٰ لَنْ نُؤْمِنَ لَكَ حَتَّىٰ نَرَى اللَّهَ جَهْرَةً فَأَخَذَتْكُمُ الصَّاعِقَةُ وَأَنْتُمْ تَنْظُرُونَ

Artinya:

Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya”. (QS. Albaqorah:55)

ثُمَّ بَعَثْنَاكُمْ مِنْ بَعْدِ مَوْتِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya:

Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur.

(QS. Albaqorah:56)

• Nabi musa melakukan miqat 2 kali:

1. Miqat ke-1, ke bukit Sinai. Untuk menerima wahyu. Namun saat ditinggal, umatnya sdh menyembah berhala.

2. Miqat ke-2, bersama 70 orang ke bukit Sinai. Keinginan mereka melihat Allah => ditampakkanlah petir. Maka mata phisical/ material tidak sanggup melihat, hingga mereka dimatikan kemudian dihidupkan kembali.

• Kesombongan & kekufuran nikmat yg dilakukan umat yahudi. Sampai Nabi muhammad menyebut, bahwasanya Yahudi adalah syaitannya umat ini.

• Yahudi adalah reperesentasi, kaum yg dapat nikmat seharusnya bersyukur tetapi justru kufur & takabur.

• Itiba’ dari umat yahudi, yaitu 3 hal yang merusak dikehidupan manusia:

1. Subhan mutaan (rakus & diikuti bakhil)

2. Hawan mutaan (hawa nafsu diikuti)

3. Kufaran mutaan (kufur nikmat)

• Seharusnya jika menerima nikmat, seharusnya seperti Nabi Sulaiman. Semuanya dikembalikan ke Allah, serta salah satu bentuk kesyukuran kpd Allah adalah dalam bentuk amalan.

• Nabi sulaiaman adalah hamba yg bersyukur, dengan menyerahkan semuanya adalah milik allah. Nabi sulaiman diuji dengan istri, yg jumlahnya sampai 80 namun anaknya cuma 1 (dan tidak taat seperti nabi)

• Kaidah islam dalam beribadah, pada esensinya yaitu menyeimbangkan anatara Hakikat dan Tariqat

• Dalam kehidupan, suka-duka dalam kehidupan adalah sunnatullah. Sehingga dalam menyikapinya Nabi Musa menjadikan sabar-syukur sebagai suatu hal yg melekat dimanusia.

• Tidak ada kesombongan dimuka bumi ini melebihi kesombongan yahudi. Mereka lebih sombong dari segala bentuk kesombongan dimuka bumi. karena Tuhan dimonopoli, surga dimonopoli, dan agama dimonopoli (diubah dan direkayasa sekehendak hati). Kesombongan Yahudi melebihi kesombongan hittler, anglo-saxon, serta fasisme.

Wallahu a’lambishowab

Kids Jaman Now

AQL centre, Tebet

28 Desember 2017

Kajian Parenting Ayah

Ust. Irwan Reinaldi MA

#KIDS JAMAN NOW

• Masalah pengasuhan terjadi, pada substansinya dikarenakan kematangan mental jauh tertinggal dari kematangan fisik/biologis.

• Parenting ke anak, meliputi 3 aspek:

1. Pertumbuhan = fisik atau biologis

2. Perkembangan = psikis atau Emosional

3. Kecerdasan = intelektual

• Perkembangan anak umur 10-14 thn, harus berubah dari pola DI- menjadi ME- (diambilkan makanan, menjadi mengambilkan makanan utk adiknya)

• Anak usia 10-14 harus dikembangkan pride-nya (harga dirinya).

• Dalam kenyataannya, masalah terjadi lantaran ada mental dan fisik/biologis, terdapat RUANG kosong.

• Ruang kosong itu antara lain: afirmasi, physical touch, supporting, spiritual.

• Anak diumur 7 s/d 14 mengajarkan bagaimana anak bersikap menjadi kelaki-lakian pada anak dan bersikap wanita utk anak perempuan.

• Patutkan antara pertumbuhan (tubuh anak) dan perkembangan anak (psikologis/psikis anak).

• Dalam fathering islam, saat pembacaan tilawah alquran yg dibacakan ayah(orang tua) dapat menstimulasi peredaran darah anak (0-2,5thn) dengan benar.

• Tahapan peran ayah saat masa tumbuh kembang anak: tumbuhkan rasa SAFE and SECURE => TRUST

• Indikatornya saat fase tersebut, haruslah hubungan seorang Imam (ayah) dengan ALLAH terjaga. Sholat jamaah dimasjid (terutama shubuh) dan perbaiki tilawah bacaan quran dengan tajwidnya.

• Penanganan untuk perkembangan anak jaman sekarang/now adalah orangtua dibenahi dulu mindsetnya. Jangan sibuk urusan TEKNIS tetapi melewatkan mslh yang SUBSTANSI.

• PRINSIP PENGASUHAN dalam islam:

1. Anak-anak adalah takdir Allah (Qs.42:49, Qs.28:68)

2. Anak adalah Amanah (Qs.8:27-28)

3. Orang tua akan dimintai pertanggung jawaban (Qs. 17:34, Qs. 19:24)

• Anak harus ada 2 waktu dlm mendapat stimulan spiritual yaitu saat pagi hari (memulai aktifitas) dan malam hari (menjelang tidur) / didoain sblm tdr.

• Wajib bagi orang tua mengajarkan sirah nabawiyah kepada anak

• Cari & temukanlah pasangan yang satu visi dalam mendidik utk melahirkan anak2 yang shalih dan generasi rabbani.

• POLA ASUH atau pattern pengasuhan, antara lain:

# Pola masa lalu (pengasuhan yang meniru dari orangtua yang dahulu), atau

# Pola masa sekarang (disesuaikan dg kemajuan zaman), atau

# Tanpa pola pengasuhan (ini yg berbahaya)

• Tanamkan pendidikan KARAKTER pada anak, sehingga anak tidak menjadi korban generasi jaman skg. Ajarkan anak laki2 jadi Laki-Laki, dan jadikan Anak Perempuan menjadi perempuan.

• Karena tantangan jaman skg (adanya masalah Lgbt, penyalahgunaan narkoba) dikarenakan anak2 adalah Victims (menjadi korban). Yaitu anak-anak yang tidak memiliki karakter & tidak mampu berkata “Tidak” dlm lingkungannya.

• Tugas pengasuhan anak laki-laki:

1. Terima

2. Hargai

3. Tumbuhkan

• Tokoh spiritual bagi perkembangan anak (laki2 & perempuan) adalah ayah.

Wallahu’alam bishowab..

Wanita

Kaum ‘FEMINIS’ dan ‘LIBERAL’ mengklaim bahwa islam byk melakukan diskriminasi dan tidak ada keadilan atau hak yang sama antara laki-laki dan wanita..

1. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.

2. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.

3. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.

4. Wanita perlu meminta izin dari ayah dan atau suami apabila bepergian tetapi tidak sebaliknya.

5. Talak terletak di tangan suami dan hak istri yaitu khuluk

6. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.

📢 _*Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk “MEMERDEKAKAN WANITA”.*_

❓❓ Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya)…❓❓

1. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki,

tetapi tahukah kamu, jika wanita memiliki harta. Maka sudah menjadi HAK-nya, apbila harta itu *menjadi milik pribadinya* dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya,

sementara apabila lelaki menerima warisan,

Ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.

2. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dimintai pertanggung-jawaban terhadap 4 wanita:

▶ Isterinya => posisi sbg suami

▶ Ibunya => posisi sbg anak

▶ Anak perempuannya => posisi ayah

▶ Saudara perempuannya => krn punya hak wali bagi laki2 utk saudara perempuannya.

Maka hendaklah wanita saat didunia memilih pasangan yg shalih utk pasangan hidupnya. Agar mampu membawa keluarga, ibunya, menjadikan anaknya shalih, dan utk saudarany

3. Kedudukan seorang wanita, tanggung jawab terhadapnya DITANGGUNG oleh 4 orang lelaki:

▶ saat blm baligh oleh ayahnya

▶ saat menikah oleh

▶ saat jadi orangtua oleh Anak lelakinya

▶ saat single parent & tidak memiliki anak, ditanggung oleh Saudara lelakinya

4. Seorang _*wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya*_,

cukup dengan 4 syarat saja:

》 Shalat 5 waktu

》 Puasa di bulan Ramadhan

》 Taat kepada orangtuanya

》 Menjaga kehormatannya

5. Tentang keadilan antara laki-laki dan wanita didalam islam di jelaskan didalam qs. Surat al-ahzab: ayat 35

Jelas menyatakan keadilan bagi laki-laki dan wanita adalah sama, tidak ada perbedaan utk keduanya. Mereka memperoleh hak yang sama dalam beribadah dimata islam. Hanya derajat ketakwaan yg membedakan.

⭐ Masya ALLAH… ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita… !!

☁ KELEMAHAN WANITA ITU ADALAH:

“Wanita selalu lupa betapa berharga dirinya”.

WANITA…

Ia adalah makhluk yang mulia, di saat kecil memberi pahala besar untuk orang tuanya…

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda…

*”Siapa yang memiliki dua saudari atau dua anak wanita, lalu ia berbuat baik kepada keduanya, maka aku dan ia di dalam surga seperti ini, beliau menggandengkan dua jarinya”.*

(HR. Al Khathib)

DI SAAT MENJADI ISTRI…

Ia menjadi ladang pahala untuk suaminya,

mengangkatnya menjadi manusia terbaik…

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda…

*”Sebaik-baik kamu adalah yang paling baik untuk istrinya”.*

(HR Bukhari dan Muslim)

Hanya pasangan shalih yang bisa dan mampu memposisikan menghargai & memuliakan istrinya tersebut.

Sementara jaman sekarang, kaum liberal menyatakan jika bertakdzim atau melayani istrinya justri disangka sebagai suami yang takut dengan istrinya. Tuduhan yang sangat jauh dari nilai2 mulia islam.

KETIKA MENJADI IBU…

Ia amat mulia dan haknya amat agung.

Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam,

siapakah manusia yang paling berhak aku perlakukan dengan baik?

Beliau shallallahu alaihi wa sallam bersabda…

*”Ibumu…”*

Kemudian siapa?

*”Ibumu…”*

Kemudian siapa?

*”Ibumu lalu bapakmu…”*

(HR Bukhari)

Wahai wanita…

Sadarkah bahwa anda adalah makhluk yang mulia…

Maka janganlah kamu campakkan kemuliaanmu…

Semoga ALLAH senantiasa menjagamu…

✏ Ditulis oleh: Ust. Badrusalam Lc

#kemuliaanwanita #wanita #ibu #muslimah

#wecareweshare #weloveweshare

Al-‘Alliyyu

Masjid Al-Aqsha, Permata-Bintaro

Sabtu ke-4, 23 Desember 2017

Kajian Asmaul Husna

Ust. Jumharudin Lc

AL-‘ALLIIYU

* Secara bahasa/etimologi berarti mahatinggi, maha berkuasa. bukan terkait tempat, atau kedudukan, dan tidak hanya berbatas pada makna hakikat saja.

* Allah subhanallahu wata’ala => wata’ala dari asal kata al ‘aliyyu.. mahasuci allah atas sifatnya yg maha tinggi.

* Maha tinggi allah atas segala sifat & dzatnya

* Allah dengan segala sifat & dzatnya yg maha tinggi. Allah bermaksud mengajak hambanya utk mendekat kepadanya, mengagungkan kepadanya dan satu2nya penyembahan kepadanya.

* Ada 3 rasa yg dimiliki orang beriman, atas sifat allah yg maha tinggi:

1. Mengagungkan /memuliakan Allah

2. Takut kpd Allah (berbuah ketaatan)

3. Cinta / mahabbah

* Fitrah manusia diciptakan untuk mencintai kesempurnaan. Sehingga dengan segala dzat dan sifatnya Allah yg maha sempurna. Maka akan sesuai fitrahnya manusia saat diciptakan, yaitu untuk mencintai khaliq-nya Allah swt.

* Pada diri manusia yang senantiasa hidup dan bertumbuh adalah jiwa atau Ruh. Oleh karenanya kenikmatan spiritual/dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, bila dirasakan makin lama akan semakin tumbuh rasa nikmat & bahagia. Sementara yg bersifat biologis/fisik ada masa berakhirnya. spt halnya umur dan fisik manusia jika semakin tua makin ada keterbatasannya.

* Design jiwa atau ruh pada diri manusia diciptakan oleh Allah, yaitu bahagia jika berbuat ta’at. Dan gelisah jika diajak berbuat maksiat/dosa.

Continue reading “Al-‘Alliyyu”

Aqidah ~ Ttg pemurnian tauhid

Masjid Al-Aqsha, Bintaro

Ahad ke-2/10 Desember 2017

Kajian Aqidah Islam

Ust. Dr. Daud Rasyid Lc.

Bab: Aqidah ~ Ttg pemurnian tauhid.

* Tauhid murni adalah inti diutusnya semua nabi-nabi ke muka bumi.

* Sebagaimana dlm Qs. Ali imran:79

‎مَا كَانَ لِبَشَرٍ أَنْ يُؤْتِيَهُ اللَّهُ الْكِتَابَ وَالْحُكْمَ وَالنُّبُوَّةَ ثُمَّ يَقُولَ لنَّاسِ كُونُوا عِبَادًا لِي مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلَٰكِنْ كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ

Artinya:

Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al Kitab, hikmah kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: “Hendaklah kamu menjadi penyembah-penyembahku bukan penyembah Allah”. Akan tetapi (dia berkata): “Hendaklah kamu menjadi orang-orang rabbani, karena kamu selalu mengajarkan Al Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya.

* Dan qs Ali-Imran: 80

‎وَلَا يَأْمُرَكُمْ أَنْ تَتَّخِذُوا الْمَلَائِكَةَ وَالنَّبِيِّينَ أَرْبَابًا ۗ أَيَأْمُرُكُمْ بِالْكُفْرِ بَعْدَ إِذْ أَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Artinya: Dan (tidak wajar pula baginya) menyuruhmu menjadikan malaikat dan para nabi sebagai tuhan. Apakah (patut) dia menyuruhmu berbuat kekafiran di waktu kamu sudah (menganut agama) Islam?”.

* Hal ini menjelaskan tentang ajaran di agama lain, bahwa nabi Isa yg dipertuhankan oleh nasrani, dalam kitab injil maupun quran diceritakan bahwa maryam saat proses kelahiran isa disuruh Allah untuk mendorongkan kaki ke pohon kurma yg berbuah. Secara logika ada bukti bahwa pohon kurma yg berbuah itu terjadi pada musim panas (juni), sementara perayaan kelahiran Isa dirayakannya pada bulan desember (musim dingin).

وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَباً جَنِيّاً

Artinya: Dan (maryam) goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. (Qs.maryam:25).

Continue reading “Aqidah ~ Ttg pemurnian tauhid”